Kesaktian Leluhur yg sudah lebur
Medan, 6 february 2017
Medan, 6 february 2017
Op.Bonsak Hutabarat atau yg lebih di kenal dengan nama panggilan 'Pangalisik' adalah keturunanaSiraja Nabarat/ Hutabarat generasi ke 9 atau biasa di sebut Hutabarat No 9 dari anak nya Raja Pohan, dari raja pohan keturunan dari Guru Hinobaan (Partali), dan dari Guru Hasahatan. Guru hasahatan Memperanakkan Op.Niudur (konon ceritanya op.Niudur pindah dari bona pasogit/hurabarat di rura silindung ke tanah yg bernama 'Hubu') dengan berbekal Ilmu yg di dapat dari Guru Hasahatan, Op. Niudur tergolong orang yg sakti mandaguna baik dari segi spritual, pengobatan hingga bela diri (moncak). Setelah menjelang akhir hayatnya beliau menurunkan semua ilmunya pada anaknya. Demikian ilmu itu di turunkan turun temurun. Hingga sampailah pada Op.Monsak (Pangalisik). Di tangan Pangalisik ilmu itu di kembangkan lagi karena berbekal pengajaran dr hula-hula i Raja Bagariang. Konon menurut cerita dari bapa tua saya alm. Op.Rianto, pangalisik adalah hutabarat paling sakti yg berasal dari Hubu. Namun ntah kenapa Pangalisik tak pernah menurunkan seluruh ilmunya pada anaknya satu satunya. Dan beberapa generasi setelah Pangalisik yg sakti mandraguna itu, kini ilmu yg dia miliki tinggal sebuah cerita.
Sumber cerita : Alm. St. K. Hutabarat / Op. Rianto.
Molo adong na salah, ajari hamu au asa rap mangantusi hita.
Molo adong na salah, ajari hamu au asa rap mangantusi hita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar